Hal yang perlu diperhatikan, Sebelum menginstall Custom ROM


Custom ROM tak ubahnya menjadi salah satu alternatif, bagi para Advanced User Xiaomi yang mungin saja bosan, dan juga jenuh dengan tampilan MIUI ROM, atau bahkan Aplikasi tambahan yang sebenarnya tidak terlalu berfungsi. Tentunya hal ini menjadikan mereka para Adv User terus mengeksplor Custom ROM untuk Device mereka.

Namun, masih saja banyak dari pengguna Xiaomi dengan level "USER" atau seseorang yang hanya menggunakan Device Xiaomi saja, tidak mengerti tentang Step-step yang harus mereka perhatikan. Akibatnya, mereka akan mengalami problem pada Device mereka masing-masing. Ntah itu Bootloop, atau bahkan yang lainnya.

Dan kali ini, XiaomiGeekID akan memberikan bacaan penting, untuk kalian para pengguna dengan tingkat USER sampai dengan ADVANCED USER, agar tidak keliru, ketika ingin mengganti ROM, atau mungkin menginstall Custom ROM. Jadi, usahakan untuk membaca dengan seksama ya.

REMEMBER : Do With Your Own Risk!!

1. Melakukan Unlock Bootloader

Untuk apa melakukan Unlock Bootloader? oke. Singkatnya, Developer Xiaomi mulai memperketat keamanan System mereka. Sehingga, mereka melakukan System Lock Bootloader. Lantas, apa definisi sebenarnya dari Bootloader? dan kenapa harus di Unlock?

Bootloader adalah sebuah program yang mampu memberikan aksesibilitas untuk memodifikasi sistem, memverfikasi intergritas OS, menyediakan media untuk mengupdate perangkat, serta sebuah program yang berfungsi untuk memuat OS ketika hp dalam proses booting. - dikutip dari : cuman-android.blogspot.com.

Sehingga, apabila kita tidak melakukan UBL atau Unlock Bootloader, tentu saja kita tidak bisa melakukan aksessibilitas secara mendalam, seperti menginstall TWRP, ataupun melakukan ROOT.

Bagaimana cara Unlock Bootloader?
Untuk cara UBL atau Unlock Bootloader sendiri, Xiaomi sudah menyediakan aplikasi, yang memang dikhususkan untuk kalian yang ingin menadapatkan aksess unlock. Namun, cara ini terbilang cukup sulit. Ada yang harus menunggu hingga berhari-hari, berminggu-minggu, ataupun hanya beberapa jam saja.

Syarat / Cara Unlock Bootloader dengan tepat ialah :

  1. Smartphone kalian terhubung dengan 1 akun MI, walaupun berganti Device
  2. Aktif didalam forum MIUI internasional
  3. Melengkapi persyaratan yang dibutuhkan
  4. Mengisi alasan yang tepat, ketika mengajukan keinginan untuk Unlock Bootloader.

Kok gak dikasih tau sih cara UBL nya? Kami, selaku tim XiaomiGeekID, tidak memiliki wewenang yang pasti untuk membagikan cara UBL atau Unlock Bootloader. Sebab, kalian bisa mencari banyak sekali tutorial tentang bagaimana cara unlock bootloader xiaomi di internet. Tentunya, tim XiaomiGeekID, hanya bisa membagikan Syarat atau beberapa kisi-kisi nya saja. Agar kalian bisa cepat di Approve untuk mengajukan Unlock Bootloader.


2. Menginstall TWRP dan ROOT

Setelah melakukan Unlock Bootloder, kalian bisa menginstall TWRP. Untuk apasih TWRP itu? Singkatnya, TWRP adalah sebuah media, tempat kalian bisa menginstall file dengan ekstensi .zip, baik itu untuk file Root, atau bahkan untuk yang lainnya.

Apabila kalian tidak menginstall TWRP, kalian tidak akan bisa melakukan prosess Root. Adapun cara dan persiapan yang diperlukan untuk menginstall TWRP adalah :

  1. Menginstall Driver Android. Ini penting banget, Tim kami pun masih sedang dalam prosess pengumpulan Driver Android yang kompetibel, untuk bisa kalian unduh, agar bisa menginstall TWRP di Device Xiaomi kalian
  2. Menginstall Minimal Adb Fastboot Nah, ini penting. Sebab, minimal adb fastboot itu akan bisa berjalan dan mendeteksi smartphone kalian, apabila sudah menginstall Driver Android di PC/Laptop kalian. Untuk mendapatkan software Minimal Adb Fastboot, kalian bisa mencari nya di Internet. Namun, jika nanti tim XiaomiGeekID berhasil menemukan yang terbaik, akan kamu update kembali.

Setelah kedua bahan tersebut sudah terinstall dengan benar, kalian hanya perlu mencari file TWRP, dengan format .img yang sesuai dengan Device kalian. langkah selanjutnya adalah :

  1. Hidupkan USB Debugging di Smartphone kalian
  2. Hubungkan USB ke PC/Laptop kalian.
  3. Apabila ada perintah atau permission untuk USB Debugging, pilih saja OK atau Setuju.
  4. Kemudian, unduh file twrp dengan format .img, dan letakkan file .img tadi ke directori kalian menginstall minimal adb fastboot
  5. Buka minimal adb fastboot dan ketikan adb devices
  6. Apabila device kalian terbaca, kalian hanya perlu mematikan Smartphone kalian, kemudian masuk ke dalam Mode Fastboot
  7. Hubungkan lagi Device yang dalam mode Fastboot ke PC/Laptop kalian.
  8. Selanjutnya, buka minimal adb fastboot yang sudah diinstal tadi.
  9. Nanti akan muncul sebuah Command Prompt, kemudian ketikkan : fastboot flash recovery namafiletwrpkalian.img (sesuaikan text berwarna merah, dengan nama file twrp kalian, contoh "twrp-3.2.1.img")
  10. Kemudian, tekan enter.
  11. Masih di tahap yang sama, setelah enter tadi, ketikkan lagi :
    fastboot boot recovery namafiletwrpkalian.img (sesuaikan text berwarna merah, dengan nama file twrp kalian, contoh "twrp-3.2.1.img"). Kemudian Enter.
  12. Nantinya, Device kalian akan melakukan Booting atau Restart ke TWRP yang sudah kalian Install.

Setelah TWRP terinstall dengan benar, yang perlu kalian lakukan adalah melakukan prosess root. Kalian tinggal mencari file ROOT yang sesuai dengan kebutuhan kalian saja.

Kesimpulan

Menginstall Custom ROM sendiri sebetulnya hampir mirip dengan melakukan ROOT. hanya saja, kalian harus lebih cermat juga dalam memilih Custom ROM. Jangan asal memilih Custom ROM. Baca terlebih dahulu tentang keterangan yang diberikan orang-orang tentang custom rom tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel